Tampilkan postingan dengan label Health. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Health. Tampilkan semua postingan

Jenis Sayur-sayuran Yang Sehat

sayuran hijau memberikan manfaat terbaik bagi kesehatan tubuh. Jika ingin mengetahui sayuran apa saja yang masuk dalam jajaran prioritas terbaik untuk tubuh Anda, ini dia rahasianya.

Walaupun semua orang tahu bahwa sayuran hijau baik untuk tubuh, tapi masih banyak dari kita yang cenderung masih menghindari. Padahal untuk mengonsumsinya tidak perlu repot. Dengan berbagai macam sayuran yang tersedia, Anda dengan mudah menemukan satu yang sesuai selera. Berikut beberapa sayuran hijau yang dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan Anda, seperti dilansir Times of India.

Terlalu Banyak Nonton Televisi Bikin Depresi

Menonton televisi memang bisa memberikan hiburan tersendiri. Tapi sebaiknya jangan terlalu lama, karena menonton televisi dalam jangka waktu lama bisa meningkatkan risiko depresi.

Sebuah studi yang dilakukan peneliti dari Harvard University menemukan terlalu banyak menonton televisi bisa membuat seseorang menjadi tidak aktif yang menyebabkan berbagai gejala emosional dan fisik.

Sebuah survei dilakukan terhadap hampir 50.000 perempuan antara tahun 1992-2006. Tiap peserta diperintahkan mencatat jumlah waktu yang dihabiskan untuk menonton televisi setiap minggunya, lalu mengisi kuesioner tentang seberapa sering melakukan aktivitas.

Jagung


"Jagung dapat memperkuat tulang dan gigi karena mengandung vitamin, mineral dan serat yang sehat. Ada 2 jenis mineral dalam jagung yang bermanfaat membuat gigi dan tulang kuat, yaitu magnesium dan fosfor."

Kehamilan 8-9 Bulan

Cara Menghitung Hari Perkiraan Lahir

Hari perkiraaan lahir ditentukan untuk memberi persiapan kepada ibu yang akan melakukan persalinan. Secara umum, masa kehamilan dapat dirumuskan berlangsung selama 9 bulan plus 10 hari, atau 280 hari. Namun dari mana kita dapat mulai menghitung 280 hari tersebut? Mari kita simak beberapa cara menentukan hari perkiraan lahir.

Perkiraan atau taksiran tidak selamanya tepat. Seringkali meleset karena berbagai faktor. Bisa saja lebih cepat atau terlambat. Perkiraan kelahiran dapat ditentukan dengan patokan hari pertama haid terakhir. Tentunya ini hanya perkiraan untuk menentukan kapan pembuahan terjadi.

Rumusan mengenai hari pertama haid terakhir ini disebut dengan rumus Naegle. Kelemahan rumus Naegle ini hanya dapat digunakan untuk wanita yang memiliki siklus menstruasi teratur, yaitu jarak antara haid adalah 28-30 hari. Namun banyak kasus dimana seorang wanita hamil lupa kapan datangnya haid terakhirnya. Hal ini tentu dapat menjadi faktor yang menyebabkan melesetnya hari perkiraan lahir.

Cara menentukan hari perkiraan lahir yang lain adalah dengan USG (Ultrasonograph). Dengan pemeriksaan USG, hari perkiraan lahir dapat diperkirakan dengan lebih akurat. Caranya dengan pemeriksaan USG ketika usia kandungan antara 7 sampai 11 minggu atau trimester pertama. Dengan pemeriksaan USG pada usia kandungan ini, dokter dapat mengukur besar kepala sampai kaki janin dalam satu bidang. Namun apabila dilakukan pada trimester kedua atau ketiga, perkiraan ini semakin tidak akurat.

Dengan mempertimbangkan hasil perkiraan hari pertama haid terakhir dengan hasil perkiraan dengan USG, diharapkan penghitungan HPL dapat dipersempit, sehingga didapat rentang perkiraan yang lebih akurat. Tips ini ditulis berdasarkan pengalaman pribadi, dan semoga saja dapat bermanfaat untuk wanita yang sedang menghitung hari perkiraan lahir.



Pengertian, Tanda dan Gejala Eklamsia Pada Ibu Hamil

Eklamsia adalah kejang yang dialami oleh ibu hamil pada usia kehamilan 8-9 bulan. Eklamsia disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya keracunan pada saat mengkonsumsi obat-obatan dan penyakit darah tinggi yang diderita oleh ibu hamil. Selain faktor medis tersebut eklamsia bisa disebabkan juga oleh faktor psikis dari sang ibu yaitu faktor trauma atau ketakutan saat kehamilan sebelumnya.

Eklamsia pada umumnya dapat ditangani sejak awal kehamilan dengan mengetahui tanda-tanda awal seperti penyakit darah tinggi, bengkak pada bagian tertentu pada tubuh seperti kaki, tangan dan muka dan pada riwayat persalinan sebelumnya untuk ibu yang pernah melahirkan sebelumnya.

Jika ibu hamil mendapati tanda-tanda seperti tersebut diatas, dokter/bidan atau tenaga kesehatan lainya dapat mengantisipasi sebelum terjadinya persalinan dengan eklamsia salah satunya dengan cara melakukan terapi mulai dari awal kehamilan bagi ibu yang memiliki riwayat eklamsia pada persalinan sebelumnya. Terapi yang bisa dilakukan adalah dengan cara mengurangi makanan yang bisa menaikkan tekanan darah seperti mengkonsumsi garam yang berlebihan atau makan daun singkong.

Selain melakukan terapi diatas, diharapkan ibu hamil memeriksakan kehamilannnya seminggu sekali ke tenaga kesehatan terdekat, untuk mengontrol tekanan darahnya, hingga benar-benar stabil. Tekanan darah normal pada ibu hamil adalah 130/80. Jika lebih dari itu bisa dikatakan ibu mengalami Pre-eklamsia (masa sebelum terjadinya eklamsia/gejala eklamsia) dan harus segera ditindaklanjuti agar tidak sampai terjadi eklamsia.

Ada beberapa obat yang bisa dikonsumsi untuk ibu hamil yang mengalami eklamsia agar tidak terjadi kejang saat menghadapi persalinan. Jenis obat ini bisa anda konsultasikan ke dokter/bidan/tenaga kesehatan yang menangani anda.

Jika tidak segera ditangani, Eklamsia bisa menyebabkan kematian pada bayi maupun ibu hamil pada saat melahirkan. Disarankan ibu hamil dengan eklamsia harus melahirkan dengan tenaga kesehatan untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.


Olah Tubuh Bermanfaat untuk Ibu Hamil

Pada ibu hamil sangat dibutuhkan tubuh yang sehat dan bugar, diupayakan dengan makan teratur, cukup istirahat dan olah tubuh sesuai takaran. Dengan tubuh bugar dan sehat, ibu hamil tetap dapat menjalankan tugas rutin sehari-hari, menurunkan stres akibat rasa cemas yang dihadapi menjelang persalinan.

Jenis olah tubuh yang paling sesuai untuk ibu hamil adalah senam hamil, disesuaikan dengan banyaknya perubahan fisik seperti pada organ genital, perut kian membesar dan lain-lain. Dengan mengikuti senam hamil secara teratur dn intensif, ibu hamil dapat menjaga kesehatan tubuh dan janin yang dikandung secara optimal.

Senam hamil adalah adalah terapi latihan gerak untuk mempersiapkan ibu hamil, secara fisik atau mental, pada persalinan cepat, aman dan spontan.

Sebelum memulai senam hamil, lakukan dulu gerakan pemanasan sehingga peredaran darah dalam tubuh akan meningkat dan oksigen yang diangkut ke otot-otot dan jaringan tubuh bertambah banyak, serta dapat mengurangi kemungkinan terjadinya kejang/luka karena telah disiapkan sebelumnya untuk melakukan gerakan yang lebih aktif.

Kapan dianjurkan mengikuti senam hamil? Jika kandungan mencapai 6 bulan ke atas, lakukan senam hamil, kecuali ada kelainan tertentu pada kehamilan. Sebelum memutuskan mengikuti senam hamil, diskusikan kondisi kehamilan dengan dokter atau bidan.

Perempuan mengandung yang mengikuti senam hamil diharapkan dapat menjalani persalinan dengan lancar, dapat memanfaatkan tenaga dan kemampuan sebaik-baiknya sehingga proses persalinan normal berlangsung relatif cepat.

Bagaimana gerakan dasar senam hamil? Berikut langkah-langkah yang dapat Anda ikuti di rumah:






Senam HamiL

Pengaruh ASI dan Susu Formula Terhadap Perkembangan Saluran Cerna Bayi

Air Susu Ibu (ASI) sudah jarang diberikan para ibu untuk bayi-bayi mereka yang baru lahir. Mereka cenderung memberikan susu formula untuk bayinya, tapi tahukah bahwa ASI berbeda dari susu formula? Kemampuan untuk melacak gen apakah yang bekerja pada saluran cerna bayi, telah membuat tim peneliti dari Universitas Illinois untuk membandingkan perkembangan awal dari bayi-bayi yang diberikan ASI dengan bayi-bayi yang diberikan susu formula, dan hasil penelitian mereka menunjukkan perbedaan yang signifikan.

Dalam penelitian yang dilakukan tim dari Universitas of Illinois, yang dipimpin Profesor Sharon Donovan, menunjukkan bahwa ASI bisa menginduksi jalur pembentukan gen yang berbeda pada bayi-bayi yang baru lahir apabila dibandingkan dengan bayi-bayi yang diberikan susu formula. Dan sampai sekarang belum ada susu formula yang bisa menyamai ASI dalam pembentukan gen-gen tersebut.

Walaupun bayi-bayi dalam kedua kelompok studi tersebut nampak sama dalam pertumbuhan dan perkembangannya, peneliti mengetahui bahwa bayi-bayi yang diberikan ASI memiliki risiko sakit lebih rendah yang dikarenakan adanya komponen imun-protektif pada ASI.

Pada perkembangan saluran cerna bayi yang baru lahir, ASI pun memiliki peran yang tidak kalah penting. Penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa ASI memberikan efek yang baik dalam perkembangan saluran cerna, khususnya pada usus. Hal ini ditunjukkan pada penelitian terhadap sel-sel usus yang diisolasi dari feses bayi, 12 bayi yang dberikan ASI dan 10 bayi yang diberikan susu formula, siklus sel-sel usus yang berlangsung hanya tiga hari ini dapat memberikan gambaran bagaimana perkembangan jutaan sel-sel usus dari mulai yang sederhana sampai sel-sel yang telah terdeferensiasi dan telah menunjukkan fungsinya terlihat bahwa perkembangan sel-sel usus bayi yang diberikan ASI lebih baik, di mana hal ini sangat penting karena saluran cerna pada bayi akan berkembang secara signifikan karena adanya respons makanan.

Perkembangan sel-sel usus ini juga berperan dalam menjaga keseimbangan bakteri di saluran cerna karena seiring pertumbuhannya maka bakteri juga mulai muncul dalam saluran cerna bayi, sehingga saluran cerna perlu belajar dalam mengenali bakteri dan virus yang tidak baik bagi saluran cerna.

Dan yang tidak kalah pentingnya dalam pertumbuhan bayi adalah kemampuan saluran cerna dalam mengenal protein makanan sehingga tidak mengenalnya sebagai benda asing dan membentuk respons imun terhadapnya, karena apabila tahap ini terganggu maka bayi bisa mengembangkan dan mengidap alergi terhadap makanan berprotein.

Potensi lain yang tidak kalah penting secara klinis dari perkembangan bayi adalah gen yang sering muncul (terekspresi) pada kelompok bayi yang diberikan ASI adalah gen yang berpengaruh terhadap respon sel terhadap kekurangan oksigen. Kekurangan oksigen merupakan salah satu faktor yang berperan dalam perkembangan necrotizing enterocolitis (NEC), semacam gangrene pada usus yang dapat berakibat fatal terhadap bayi prematur.

NEC merupakan penyebab utama penyakit dan kematian pada bayi yang baru lahir prematur, dengan kejadian 2.500 kasus yang dilaporkan per tahunnya di AS dengan tingkat kematian mencapai 26%.

Sumber:
Chapkin RS, Donovan SM, et al. 2010. Noninvasive stool-based detection of infant gastrointestinal development using gene expression profiles from exfoliated epithelial cells. American Journal of Physiology, Gastrointestinal and Liver Physiology. 2010

Manfaat dan Bahaya Seks Ketika Hamil

Sebagian orang percaya bahwa berhubungan seks ketika hamil dapat membantu kelancaran proses persalinan. Saat berhubungan seks, prostaglandin yang dikeluarkan sperma dapat mengakibatkan kontraksi guna membantu penekanan sehingga kepala bayi dapat masuk ke bagian bawah panggul. Ya membantu juga secara tidak langsung. Kadang-kadang bayi sudah 40 minggu di perut, hamil campur saja. Ya terjadi kontraksi, leher rahim menjadi lunak. Namun hubungan seks pada usia kehamilan tua tetap harus hati-hati. tegas Dr. R. Muharam, Sp.OG dari Sam Marie Family Healthcare.


Waktu yang tepat

Menurut Muharam, waktu yang tepat untuk berhubungan seks sewaktu hamil yaitu setelah trimester pertama hingga usia 7 bulan. Pada waktu ini, ibu hamil sudah relaks dan lebih enakan. Pada trimester pertama kehamilan, sebaiknya Anda menunda hubungan seks terlebih dahulu. Pasalnya, hubungan seks di awal kehamilan mudah terjadi kontraksi. Ari-ari belum terbentuk sehingga dapat mengakibatkan keguguran bila tejadi kontraksi dahsyat.

Sedangkan pada usia kehamilan 7-9 bulan, frekuensi hubungan seks sebaiknya dikurangi sampai janin berusia 9 bulan karena sangat membahayakan janin. Pasalnya kontraksi bisa mengakibatkan pecah ketuban dan bayi dapat terinfeksi. Sementara bila bayi harus dilahirkan, paru-parunya belum matang. Waktu yang sangat membahayakan yaitu antara kehamilan usia 7-8 bulan, ujarnya.

Pada kehamilan berusia 9 bulan, bayi sudah siap untuk dilahirkan bila terjadi kontraksi sehingga air ketuban pecah. Pasalnya, paru-paru bayi sudah matang. Kalau bisa di atas 36 minggu, bila pecah ketuban, bayi lahir sudah aman karena telah mampu bernapas di luar tubuh ibu, katanya.


Posisi seks yang aman

Banyak orang menganggap seks saat hamil sangat berbahaya terhadap janin karena penis, orgasme atau ejakulasi dianggap dapat mencederai bayi. Sebenarnya tidaklah demikian. Hubungan seks dengan pasangan pada saat hamil apalagi menjelang persalinan dilakukan dengan sangat relaks.

Posisi yang baik dalam berhubungan seks saat hamil, yaitu tidak menekan perut. Menurut Muharam posisi terbaik adalah setengah duduk. Posisi ini tidak menekan perut. Atau dapat pula Anda mengambil posisi suami berlutut dengan satu lutut untuk menahan berat badannya. Atau gaya lainnya, Anda dapat mengangkat kedua kaki ke atas. Bagi Anda berjiwa petualangan, posisi Dr. Ruth dan Dr. Amos dapat Anda coba, agar Anda nyaman saat bercinta.

Posisi Dr. Ruth dan Dr, Amos, yaitu wanita hamil berbaring telentang, meletakkan salah satu kaki atau keduanya pada bangku. Ini akan memungkinkan istri untuk bergerak bebas dan sedikit memiringkan tubuhnya ke kiri dan kanan untuk menambah kenikmatan. Pasangannya berlutut atauberdiri di antara kakinya, yang memungkinkannya untuk dengan mudah mencumbu klitoris dengan jari tangan dan anggota tubuh lainnya. Ketika pria melakukan penetrasi, tidak akan ada tekanan pada perut istri dan mereka berdua dapat bergerak. Anda dapat mencoba dan memodifikasi posisi ini agar hubungan seks lebih menyenangkan dan nyaman.


Harus hati-hati

Muharam mengingatkan, hubungan seks harus dilakukan dengan nyaman agar jangan sampai terjadi kontraksi yang dahsyat untuk menghindari pecah ketuban. Pasalnya, ketuban pecah dapat menyebabkan infeksi ke tubuh janin. Itu yang repot, usaha boleh tapi higienisnya harus dijaga. Kalau sampai infeksi makanya begitu pecah ketuban harus konsultasi ke dokter. Karena golden periodenya, 6 jam, kalau lebih dari 6 jam, harus dikasih antibiotik. Bila tidak maka akan semakin banyak kumannya, jelasnya.

Masalah lain yang harus diwaspadai adalah tali pusat akan terjepit diantara bayi dan rahim. Akibatnya dapat terjadi gawat janin. Bayi menjadi sesak dan kehabisan oskigen karena oksigen tidak dapat masuk ke dalam tubuh bayi. Ada proses mengisap, bayi bisa menelan air ketuban ke paru-paru. Itu yang ditakutkan, tegas Muharam.

Selain itu, dalam situasi tertentu hubungan seks pada trimester kedua tidak diperbolehkan khususnya pada ibu hamil dengan plasenta previa, dimana plasenta menghalangi cervix, pelebaran cervix prematur, dan beresiko mengalami persalinan prematur.


Sudah Hamil 9 Bulan? Persiapan Untuk Melahirkan

Seperti yang telah ibu tahu, trimester 2 merupakan waktu mengandung yang sangat menenangkan bagi ibu hamil. Ibu tidak lagi terkena serangan morning sickness. Janin pun masih berukuran kecil sehingga tidak mengganggu aktifitas ibu hamil sehari-hari. Menginjak trimester 3, banyak sekali yang harus diwaspadai, mulai dari kaki bengkak (preeclampsia), plasenta previa dll. Dokter kandungan mungkin sudah memperkirakan hari kelahiran bayi anda, namun demikian hanya Tuhan yang tahu pasti kapan bayi anda akan lahir.

Sehubungan dengan hal tersebut tidak ada salahnya kalau pada trimester 3 ini ibu hamil menyiapkan berbagai keperluan yang diperlukan pada saat persalinan / melahirkan nanti. Bila anda telah mempunyai pilihan rumah sakit bersalin, tidak ada salahnya untuk bertanya kepada mereka apa - apa yang diperlukan oleh ibu dan bayi ketika persalinan/melahirkan nanti. Bila anda belum menentukan pilihan, berikut adalah daftar barang yang biasanya diperlukan / ditanyakan di rumah sakit.

Keperluan Ibu ketika melahirkan

    1. Pembalut Ibu Melahirkan (lebih dari 10): Berbeda dengan pembalut wanita biasa, pembalut ibu melahirkan di desain khusus sehingga dapat menyerap darah lebih banyak. Ibu membutuhkan pembalut ibu melahirkan minimal 10 buah. Namun demikian sebaiknya anda membawa cadangan berhubunga pembalut khusus ini tidak dijual secara bebas di toko/supermarket.
    2. BH Menyusui (secukupnya): BH menyusui mempunyai bentuk yang disesuaikan untuk keperluan menyusui. Bagian depan BH dapat dilepas sehingga memungkin bayi untuk dapat menyusu walaupun ibu masih mengenakan BH.
    3. Celana Dalam (secukupnya): Usahakan untuk membawa celana dalam dengan ukuran yang sama ketika hamil. Ini dikarenakan badan ibu memerlukan waktu untuk kembali ke ukuran semula seperti saat sebelum hamil.
    4. Gurita/Korset (minimal 3): Untuk mempercepat kembalinya bentuk tubuh ibu, ibu dapat mempergunakan gurita / korset untuk ibu hamil. Bawalah lebih sebagai cadangan bila kotor / terkena darah
    5. Baju Tidur / Daster (minimal 4): Anda akan menginap selama kurang lebih 2 hari bila ibu melahirkan normal dan kurang lebih 5-6 hari untuk persalinan lewat operasi caesar. Adalah lebih bijaksana kalau anda membawa baju tidur untuk 6 hari mengingat kita tidak tahu secara pasti persalinan mana yang akan anda lewati. Baju tidur/daster yang anda siapkan hendaknya mempunyai kancing depan sehingga memudahkan ibu untuk menyusui bayi nantinya
    6. Baju Santai / Casual - 2 buah: Baju santai / casual digunakan oleh ibu ketika pulang dari rumah sakit. Siapkan baju hamil anda di trimester 1 dan baju anda di trimester 3



Keperluan bayi baru lahir
Seperti yang kami kemukakan diatas, tidak semua rumah sakit menyiapkan keperluan dasar untuk si kecil. Oleh sebab itu anda perlu menyiapkan beberapa perlengkapan sebagai berikut :

    1. Bedong (minimal 12) :Setelah lahir, bayi masih harus menyesuaikan diri dengan suhu di luar rahim. Untuk itu bawalah bedong minimal 12 sebagai cadangan bila si kecil sering buang air kecil.
    2. Baju dan Popok bayi (minimal 12): Perlu diingat bayi anda sering buang air. Anda perlu membawa ekstra popok untuk berjaga-jaga kalau bayi anda buang air di malam dan siang hari
    3. Selimut (minimal 1) : Karena ruangan prenatal / ruangan bayi cukup dingin, tidak ada salahnya anda membawa selimut tambahan untuk bayi anda.
    4. Topi Bayi, Kaos Kaki dan Kaos Tangan Bayi (secukupnya) : Untuk lebih menghangatkan kepala, kaki dan tangan bayi anda, bawalah topi bayi, kaos tangan dan kaos kaki bayi secukupnya.
    5. Sisi Bayi (1 buah) : Sekedar berjaga-jaga, agar rambut bayi anda tampil rapi dihadapan kenalan anda, sediakan sisir bayi untuk merapikan rambut bayi anda
    6. Gendongan Bayi (1 buah) : Untuk membawa pulang bayi, sediakan gendongan bayi yang nyaman dan aman bagi bayi dan anda

Keperluan ibu dan bayi pada saat persalinan tersebut hendaknya dipersiapkan di trisemester 3 dan dijadikan satu dalam tas khusus yang mudah dijangkau sehingga sewaktu-waktu tiba saat untuk bersalin / melahirkan. Ibu dan suami dapat berangkat segera ke rumah sakit.

Keperluan Untuk Sang Ayah

    1. Jam untuk menghitung waktu kontraksi (jika kontraksi makin sering, segera bawa istri ke rumah sakit!)
    2. Baju ganti calon ibu dan ayah
    3. Peralatan mandi
    4. Kartu kredit/dana cash/kartu debit/kartu asuransi (Jangan sampai saking paniknya alat pembayaran sampai terlupa!)
    5. Majalah, iPod atau MP3 untuk teman menunggui istri


Ciuman Ibu Perkuat Kekebalan Bayi

Ciuman ibu kepada buah hatinya merupakan suatu bentuk tanda kasih sayang yang tidak terukur. Tetapi, tahukah Anda bahwa ciuman seorang ibu juga dapat menjadi bentuk proteksi terhadap anak, terutama untuk mencegah penyakit?

Sebuah kelompok penelitian yang dipimpin oleh Dr Tagg menemukan bahwa ketika seorang ibu mencium bayinya, secara tidak langsung, si ibu akan mentransmisikan sejenis bakteri tertentu yang dapat membantu membangun kekebalan terhadap penyakit seperti pilek dan radang telinga

Bukan hanya itu, pelukan ibu rupanya turut andil dalam mempromosikan pemulihan penyakit lebih cepat. Manfaat kesehatan ini ditemukan dalam sebuah penelitian di Bliss Hospital, terutama pada anak-anak yang lahir prematur di Montreal. Penelitian ini melibatkan 61 bayi.

Dalam penelitiannya, para ilmuwan mengambil sampel darah serta mengukur dan mengamati kecepatan denyut jantung, tingkat oksigen dalam darah dan ekspresi wajah bayi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bayi dalam pelukan ibu mengalami proses kesembuhan lebih cepat.

Bayi-bayi ini sepenuhnya lepas dari rasa sakit selama tiga menit setelah mendapatkan peluk dan cium dari ibu mereka. Namun ketika bayi sudah tidak mendapatkan dekapan dan proteksi dari ibu, ada kemungkinan penyakitnya kambuh. Sumber Kompas.com

Perkembangan Janin Usia 8 Bulan

Perkembangan Janin Usia 8 Bulan. Semua indera pada janin sudah mulai berfungsi. Gerakan-gerakan janin mulai terasa dengan jelas. Janin telah terbentuk sempurna dan posisi kepala berada di bawah (cephalic). Paru-parunya sudah sempurna dan plasenta mencapai kematangan. Panjang janin saat ini sekitar 45-50 cm dan beratnya 1,8 kg. Dengan panjang tersebut, wajar jika kantung ketuban (amnion) mulai terasa sempit. Cairan amnion akan mencapai volume optimal, dan kemudian akan mengalami pengurangan.
Saat janin mencapai usia 33 minggu, kuku jari tangannya akan mulai tumbuh. Kelopak mata yang telah dapat membuka dan menutup sudah ditumbuhi bulu mata. Oksigen yang dibutuhkan janin masih disuplai oleh ibu, karena janin belum mampu bernafas dengan sempurna (paru-paru dan ginjal belum berfungsi sempurna). Pada masa ini, aktivitas janin sudah mulai mempelajari bahasa yang sederhana, yaitu suara sang ibu dan orang-orang di sekitarnya. ika ibu sering membacakan cerita bagi janin, maka setelah lahir, si janin akan mudah terlelap bila dibacakan cerita yang sama sebagai pengantar tidur.
Pada bulan ini, perkembangan otak janin terus berkembang pesat, dan fungsi otak dalam menghantarkan rangsangan syaraf semakin baik. Pada bulan kedelapan, aktivitas janin sudah mulai menyesuaikan dengan aktivitas ibunya. Janin akan banyak beraktivitas pada siang hari, dan pada malam harii ia akan beristirahat.
Perkembangan Janin Minggu ke-29
Posisi janin pada saat ini mempersiapkan diri seperti posisi lahir dengan kepala ke arah bawah. Jaringan lemak terus terbentuk. Beratnya sekitar 1250 gram dengan panjang rata-rata 37 cm. Kelahiran prematur mesti diwaspadai karena umumnya meningkatkan keterlambatan perkembangan fisik maupun mentalnya. Bila dilahirkan di minggu ini, ia mampu bernapas meski dengan susah payah. Ia pun bisa menangis, kendati masih terdengar lirih. Kemampuannya bertahan untuk hidup pun masih tipis karena perkembangan paru-parunya belum sempurna. Meski dengan perawatan yang baik dan terkoordinasi dengan ahli lain yang terkait, kemungkinan hidup bayi prematur pun cukup besar
Perkembangan Janin Minggu ke-30
Beratnya mencapai 1400 gram dan kisaran panjang 38 cm. Puncak rahim yang berada sekitar 10 cm di atas pusar memperbesar rasa tak nyaman, terutama pada panggul dan perut seiring bertambah besar kehamilan. Bagilah kebahagiaan saat merasakan gerakan si kecil pada suami dengan memintanya meraba perut Anda. Mulai denyutan halus, sikutan/tendangan sampai gerak cepat meliuk-liuk yang menimbulkan rasa nyeri. Aktifnya gerakan ini tak mustahil akan membentuk simpul-simpul. Bila sampai membentuk simpul mati tentu sangat membahayakan karena suplai gizi dan oksigen dari ibu jadi terhenti atau paling tidak terhambat. Janin mengisi hampir seluruh ruang di rahim. Ketika janin menendang atau mendorong, anda dapat melihat kaki atau tangannya bergerak di bawah kulit perut. Otak berkembang sangat cepat
Perkembangan Janin Minggu ke-31
Berat Janin sekitar 1600 gram dengan taksiran panjang 40 cm. Waspadai bila muncul gejala nyeri di bawah tulang iga sebelah kanan, sakit kepala maupun penglihatan berkunang-kunang. Terutama bila disertai tekanan darah tinggi yang mencapai peningkatan lebih dari 30 ml/Hg. Itu sebab, pemeriksaan tekanan darah rutin dilakukan pada setiap kunjungan ke bidan/dokter. Cermati pula gangguan aliran darah ke anggota tubuh bawah yang membuat kaki jadi bengkak. Pada gangguan ringan, anjuran untuk lebih banyak beristirahat dengan berbaring miring sekaligus mengurangi aktivitas, bisa membantu. Janin makin bertumbuh besar, jadi ruangan rahim menjadi lebih sedikit, sehingga gerakan Janin akan berkurang. Janin kemungkinan dalam posisi melengkungkan badan dengan dengkul dilipat, dagu didadanya serta tangan dan kaki saling bersilang.
Perkembangan Janin Minggu ke-32
Janin berada dalam posisi kepala di bawah sampai nanti lahir. Janin akan tetap menendang, gerakannya rata-rata sehari meningkat 375 kali per hari, tapi anda tidak akan merasakan semuanya ini. sepuluh gerakan yang anda rasakan dalam sehari sudah normal. Pada usia ini berat  janin harus berkisar 1800-2000 gram dengan panjang tubuh 42 cm. Mulai minggu ini biasanya kunjungan rutin diperketat/lebih intensif dari sebulan sekali menjadi 2 minggu sekali. Umumnya hemodilusi atau pengenceran darah mengalami puncaknya pada minggu ini. Untuk ibu hamil dengan kelainan jantung, hipertensi dan preeklampsia, mesti ekstra hati-hati. Sebab dengan jumlah darah yang makin banyak, beban kerja jantung pun meningkat. Pada mereka yang mengalami gangguan jantung dan tekanan darah, tentu makin besar pula peluang terjadi penjepitan di pembuluh-pembuluh darah. Dampak lebih lanjut adalah tekanan darah meningkat. Gangguan semacam ini tak hanya berbahaya pada ibu, tapi juga si janin, hingga biasanya dipertimbangkan untuk dilahirkan. Terlebih bila terjadi perburukan kondisi, semisal tekanan darah tak kunjung turun.